Cara Otentikasi Taspen dengan HP [Lengkap Disertai Gambar]

Cara Otentikasi Taspen Beberapa waktu yang lalu Tabungan Pensiun atau sering disebut dengan Taspen telah memperkenalkan aplikasi terbaru yang bisa digunakan oleh para peserta pensiunan Taspen. Aplikasi tersebut hadir untuk mempermudah peserta dalam melakukan otentikassi atau membuka blokir.

Karena biasanya peserta pensiun harus melakukan otentikasi manual setiap akan mengambi dana pensiun setiap bulannya.

Dengan hadirnya aplikasi ini semua bisa dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone saja dan menjadi lebih mudah dan praktis tanpa harus mengantri panjang ketika akan mengambil dana pensiun.

Aplikasi tersebut adalah Aplikasi Otentikasi Taspen yang sudah bisa anda dapatkan secara gratis denan mendownloadnya di Playstore untuk penggunan Android, dan untuk pengguna IOS bisa mendownloadnya di Appstore secara gratis juga.

Pastikan juga anda sudah melakukan proses Enrollment terlebih dahulu di kantor Taspen terdekat, sebelum melakukan otentikasi menggunakan aplikai ini melalui smartphone.

Apa itu Enrollment?

Enrollment merupakan pencatatan data biometrik terkini yang dilakukan oleh pihak Taspen bagi seluuruh peserta pensiun.

Syarat untuk bisa melakukan Enrollment adalah cukup dengan menggunakan KTP dan KARIP (Kartu Identitas Pensiun), anda bisa melakukannya pada setiap hari kerja dari senin saapai Jum’at mulai pukul 08.00 sampai 15,30 di kantor Taspen terdekat.

Baca Juga : Cara mendeteksi Gempa & Tsunami dengan HP

Cara Menggunakan Aplikasi Otentikasi Taspen

1. Install Aplikasi Otentikasi Taspen

Install Aplikasi Otentikasi Taspen

Download dan install terlebih dahulu aplikasi Otentikasi Taspen melalui Playstore untuk pengguna Android. Cara mudahnya adalah Ketikan taspen di kolom pencarian playstore. Jika sudah ketemu buka dan klik install.

2. Beri Izin Aplikasi

Setelah aplikasi berhasil dinstal, sekarang langsung buka saja aplikasinya. Setelah itu anda akan dimintai persetujuan agar apliksi bisa mengakses file media yang ada di smartphone anda, contohnya seperti gambar dibawah.

Izinkan Aplikasi

Hal ini bertujuan agar aplikasi ini bisa melakukan pengambilan foto yang nantinya berguna untuk keperluan otentikasi.

Klik saja Izinkan, naka setelah itu akan muncul kotak info mengenai tata cara malakukan otentikasi.

3. Masukan Notas

Masukan Notas

Masukan Notas (Nomor Taspen) atau nomor pensiun anda, biasanya nomor pensiun terdapat di KARIP (Kartu Identitas Pensiun) berjumlah 9 atau 11 digit atau bisa juga menggunakan NIP lama dan tambahkan 0 dua kali diakhir (00).

4. Otentikasi Wajah

Otentikasi Wajah

Tahap selanjutnya adalah proses otetikasi wajah. Ikuti saja setiap otentikasi yang diminta oleh aplikasi, mulai dari menatap layar, berkedip, menggelengkan kepala, mengangguk, dan juga foto sidik jari anda.

5. Otentikasi Garekan Wajah

Otentikasi Garekan Wajah

Gambar diatas menunjukkan proses otentikasi gerakan wajah, intinya ikuti saja apa yang diminta oleh aplikasi.

6. Otentikasi Suara

Otentikasi Suara

Apabila proses otentikasi wajah sudah berhasil, maka akan masuk ketahap selanjutnya, yaitu otentikasi suara. Cara ini sedikit berbeda, namun tetap saja mudah, yaitu dengan menahan tombol bergambar miv warna merah sambil membaca angka yang muncul dilayah HP anda.

Note : 0 dibaca Nol bukan kosong

7. Foto Sidik Jari

Setelah otentikasi suara berhasil, anda akan masuk ke tahap selanjutnya, yaitu foto sidik jari.

Foto Sidik Jari

8. Otentikasi Berhasil

Apabila semua proses telah berhasil, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah pada layar HP anda.

Otentikasi Berhasil

Baca Juga :
Cara Berhenti Berlangganan Paket Internet Telkomsel
Cara Scan Dokumen Lewat Android

Penyebab Otentikasi Taspen Gagal

Anda harus menghindari beberapa kondisi agar proses otentikasi berjalan dengan benar. Misalnya sebagai berikut.

  • Kesalahan dalam proses otentikasi wajah. Gerakan-gerakan wajah tidak sesuai dengan instruksi, gerakan-gerakan wajah terlalu cepat.
  • Ketika proses otentikasi wajah menggunakan topi, kerudung menutupi wajah dan memakai kacamata.
  • Dalam proses otentikasi angka, ada kesalahan seperti: mengatakan bahwa angka-angka tidak dalam urutan yang ditampilkan di layar, pengucapan angka terlalu cepat dan pengucapan angka tampaknya berisik dan membingungkan. Dan ada juga kasus mengatakan angka yang tidak dalam bahasa Indonesia.

Jika Anda menghindari beberapa kesalahan di atas, kemungkinan Anda akan berhasil dengan mudah dengan proses otentikasi.

Meskipun proses ini mungkin sulit bagi pensiunan yang tidak lagi muda. Tetapi di sisi lain, itu juga membuat segalanya lebih mudah bagi para pensiunan. Kesulitan proses otentikasi hanya pertama kali.

Saya yakin yang kedua dan ketiga akan lebih mudah saat Anda terbiasa. Selain itu, kita juga harus membantu pemerintah mengendalikan proses penyaluran dana pensiun lebih cepat dan mudah.

Karena kita sudah berada di era modern semua digital. Karena semua ini akan mempercepat dan mengurangi birokrasi, kita harus mendukungnya.

Leave a Comment